Senin, 15 Februari 2010

KAMU MERINDUKAN, HATIKU YANG RINDU Aku tidak pernah menginginkan jatuh cinta… Cinta datang bagai burung-burung putih beterbangan memilih dahan yang tinggi menjulang ke langit Aku tidak pernah memilih mencintaimu…dan merasakan rindu Rindu bagai gelap menyelimuti malam…merangkul mimpi menerbitkan fajar keemasan Bila ku sebutkan namamu…keyakinanku kamu pun menjadi rindu Petik gitarmu menjawabnya…terkirim lewat angin semilir Hayati syair laguku mengisi petik gitarmu yang tak bersimponi Aku sebut namamu sampai aku tak mampu menyebut namamu lagi… Dan rindumu akan merindukanku yang beku terkurung Kristal-kristal sepi…kristal-kristal rindu Petik juga bunga mawar merah putih selipkan di gitarmu…itu bunga hatiku Yang semalam tetes air mataku menjelma menjadi bunga-bunga mawar… di bawa malaikat didepan pintu rumahmu Tak bisa aku membencimu setelah aku mencintaimu…walau rindu ini beku mengkristal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar