skip to main |
skip to sidebar
KAMU MERINDUKAN, HATIKU YANG RINDU
Aku tidak pernah menginginkan jatuh cinta…
Cinta datang bagai burung-burung putih beterbangan memilih dahan yang tinggi menjulang ke langit
Aku tidak pernah memilih mencintaimu…dan merasakan rindu
Rindu bagai gelap menyelimuti malam…merangkul mimpi menerbitkan fajar keemasan
Bila ku sebutkan namamu…keyakinanku kamu pun menjadi rindu
Petik gitarmu menjawabnya…terkirim lewat angin semilir
Hayati syair laguku mengisi petik gitarmu yang tak bersimponi
Aku sebut namamu sampai aku tak mampu menyebut namamu lagi…
Dan rindumu akan merindukanku yang beku terkurung Kristal-kristal sepi…kristal-kristal rindu
Petik juga bunga mawar merah putih selipkan di gitarmu…itu bunga hatiku
Yang semalam tetes air mataku menjelma menjadi bunga-bunga mawar…
di bawa malaikat didepan pintu rumahmu
Tak bisa aku membencimu setelah aku mencintaimu…walau rindu ini beku mengkristal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar