Sabtu, 13 Maret 2010
KAMU…TERSEMBUNYI
Jangan paksakan apapun untuknya
Jangan juga mencoba melepas ataupun mencoba melupakan…
Akan semakin menghantui dan mencekik hari-hari…
Membayang dilangkah
Biarkan saja
Seperti ini lebih baik…tak satupun terlukai
Apa kabarmu ?
Sebelum suatu saat bila kita saling bertemu tapi tidak lagi saling mengenal
Kalau semua angan dan hayalan pernah berdua kita kuasai
Bila alam maya dan alam imajinasi pernah kita salami berdua
Cukup membuat kita tertawa mengenangnya…terus-menerus indah
Siapa yang bisa menguasai hati manusia ?
Kalau jawabannya hanyalah Tuhan
Siapa yang paling mengetahui yang tersimpan di hati ?
Kalau jawabannya hanyalah Tuhan
Pernahkah Tuhan ingin memiliki raga yang mampu membusuk…?
Pastilah Tuhan tidak senista itu
Siapa yang menjernihkan tatapan mata hingga isi hati kita terpancar di wajah ?
Hanya Tuhan yang mampu menjawabnya
Kamis, 11 Maret 2010
Rabu, 10 Maret 2010
Selasa, 09 Maret 2010
Senin, 08 Maret 2010
KAMU DAN SEBUAH RAHASIA
Bila kamu ingin merahasiakan cinta kita…
Pasti kusimpan rapat kisah cinta kita
Bila kamu mendengar lagu yang kukirimkan di radio itu…
Memang aku tidak ingin bersembunyi dari perasaanku…
Biarkan lagu itu berdendang
Bila lagu itu terdengar kembali di radio itu
Kamu pasti mengingatku
Walau bukan aku lagi yang mengirim lagu itu untukmu
Tapi lagu itu…tetap lagu kesukaanku…kamu pasti mengetahuinya
Bila kamu tak ingin mengatakan cinta kita pada semua orang
Pasti akan kupendam perasaan ini dalam hati
Apapun yang mereka duga…aku akan diam
Karena hanya kita yang paling mengerti kebenaran itu…
Dan ketulusan itu ada dalam hati
Bila semua memburam dan mereka lupa akan dugaan mereka
Setidaknya aku pernah menyatakan cintaku padamu…pada dunia…
Walau terlambat…itulah cintaku
Setiap aku melewati dua gedung di jalan Pemuda…Surabaya
Sosok bayanganmu senantiasa hadir…aku mencintaimu
KAMU,SERIBU CINTA
Seribu cinta ini menghujam hatiku…
Aku tidak tahu apakah aku mampu bertahan
Pernikahan tidak akan membuatku berhenti mencintaimu
Pernikahan bukan akhir dari cintaku
Kalaupun kita bertatapan muka bertemu…
Tetap kita tak sanggup menyelesaikan rumit hati kita
Kalaupun kita saling memunggungi melangkah menjauh
Tetap cinta itu tumbuh subur di hati kita
Pernikahan bukan pula jalan keluar untuk cinta kita
Pernikahan juga bukan batas percintaan kita
Jiwaku yang lelah ini tak juga membuatku jatuh dalam dekapanmu
Kepalaku yang berat tidak juga ingin bersandar di bahumu
Langkahku yang panjang berliku tidak berhenti di rumah hatimu
Kalau kita bertemu saling bertatap muka…
Satu yang ingin kukatakan…aku selalu mencintaimu
Sabtu, 06 Maret 2010
KAMU DAN KU AKHIRI
Angin kering menyapu debu-debu beterbangan….
Tidak akan hilang tersapu hujan…hanya berpindah tempat
Waktu tidak akan menunggu penantianku tak berujung…tak bertepi
Waktu juga tidak dapat mengakhiri penantianku
Bukan ku akhiri tapi Tuhan menuntunku dalam rimba kehidupan…
Yang tak meninggalkan jejak petunjuknya
Hidup ini keras dan aku tidak ingin hancur tergilas kerasnya
Hidup ini juga menghanyutkan dan ku tak ingin tenggelam dalam deras arusnya
Tapi terima kasih cintaku…
Hidupku ini penuh warna karena kenangannya bunga-bunga asmaranya
Hidupku menjadi bersyair dan berlagu karena belai kasih sayangnya
Bukan ku akhiri…Tuhanlah yang melebarkan jalanku dimana aku tidak tersesat…
Dalam rimba kehidupan yang tak meninggalkan jejak petunjuknya
Terima kasih cinta pertamaku…aku yakin kamupun tak mampu melupakannya
Jumat, 05 Maret 2010
KAMU,ARTI SEBUAH KEHILANGAN
Walau kukejar tak akan lari…tak juga datang bersambut
Seandainya kudiamkan tak begitu saja lenyap bekasnya
Sepi yang merasakan sepi…sangat dalam
Seandainya diri ini menggigil kedinginan namun tak ada selimut sehelaipun yang kering
Seakan ingin berlari mencari tempat bersandar…tak ada pintu yang terbuka
Kuketuk pintu hatiku sendiri…menaungi jiwaku yang sepi sendiri…bersembunyi disana
Seharusnya jiwaku tidak menjerit dalam persembunyiannya…
Tali layang-layang yang putus tak sanggup mengejar laju layang-layang yang terbang tertiup angin
Dan ingatan masih saja memikirkan benang layang-layang digenggaman…
Tersisa hanya tiupan anginnya…
mengabarkan layang-layang itu tersangkut di pucuk dahan yang tinggi
Hanya mampu berdoa apabila Tuhan menjatuhkan takdir tuk berjumpa kembali
Air mata pun tak akan habis bila terus menangis
Kamu membuatku bagai layang-layang yang putus talinya
Menantikan sebuah keajaiban alam untuk berjumpa
Dengarkanlah lagu yang terkirimkan angin lalu
Dengarkan lagu itu tentang perasaanku…tertangkap pada gelombang yang tersiarkan…
Layang-layang itu bernyanyi bersama burung-burung diiringi angin lalu
Dengarkanlah…masihkah kamu mendengarkan
Kalau rindu ini menyapaku…aku tidak tahu harus berbuat apa ?
Ingin menangis aku sudah tidak mampu lagi menangis
Ingin marah tapi tak ada alasan yang kuat untukku marah
Mungkin aku hanya mampu terdiam
Rindu itu datang dan pergi
Mungkin saat ini rindu sedang ingin datang menghampiriku
Esok…mungkin akan pergi menjauh
Akhirnya segala yang kutakutkan terjadi juga…
Bila cinta itu akhirnya hanya tersembunyi dalam hati…tertimbun puing-puing rindu
Kamis, 04 Maret 2010
Langganan:
Komentar (Atom)
