KAMU,ARTI SEBUAH KEHILANGAN
Walau kukejar tak akan lari…tak juga datang bersambut
Seandainya kudiamkan tak begitu saja lenyap bekasnya
Sepi yang merasakan sepi…sangat dalam
Seandainya diri ini menggigil kedinginan namun tak ada selimut sehelaipun yang kering
Seakan ingin berlari mencari tempat bersandar…tak ada pintu yang terbuka
Kuketuk pintu hatiku sendiri…menaungi jiwaku yang sepi sendiri…bersembunyi disana
Seharusnya jiwaku tidak menjerit dalam persembunyiannya…
Tali layang-layang yang putus tak sanggup mengejar laju layang-layang yang terbang tertiup angin
Dan ingatan masih saja memikirkan benang layang-layang digenggaman…
Tersisa hanya tiupan anginnya…
mengabarkan layang-layang itu tersangkut di pucuk dahan yang tinggi
Hanya mampu berdoa apabila Tuhan menjatuhkan takdir tuk berjumpa kembali
Air mata pun tak akan habis bila terus menangis
Kamu membuatku bagai layang-layang yang putus talinya
Menantikan sebuah keajaiban alam untuk berjumpa
Dengarkanlah lagu yang terkirimkan angin lalu
Dengarkan lagu itu tentang perasaanku…tertangkap pada gelombang yang tersiarkan…
Layang-layang itu bernyanyi bersama burung-burung diiringi angin lalu
Dengarkanlah…masihkah kamu mendengarkan
Kalau rindu ini menyapaku…aku tidak tahu harus berbuat apa ?
Ingin menangis aku sudah tidak mampu lagi menangis
Ingin marah tapi tak ada alasan yang kuat untukku marah
Mungkin aku hanya mampu terdiam
Rindu itu datang dan pergi
Mungkin saat ini rindu sedang ingin datang menghampiriku
Esok…mungkin akan pergi menjauh
Akhirnya segala yang kutakutkan terjadi juga…
Bila cinta itu akhirnya hanya tersembunyi dalam hati…tertimbun puing-puing rindu
Jumat, 05 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar